Previous Page  14 / 152 Next Page
Information
Show Menu
Previous Page 14 / 152 Next Page
Page Background

B

agi Dinda Firmansyah builder

muda yang menggawangi

Hollister Land asal Lembang,

Bandung sebuah bengkel custom

itu harus memiliki Unique Selling Point di

mata customernya. Dengan begitu bisa

jadi pembeda sekaligus jadi keunggulan

dibanding garage lain yang sudah ada.

Makanya saat pertama kali tertantang

untuk mengarap motor dengan style

chopper dengan basic Yamaha SR400,

Dinda yang akrab disapa Gindin mencoba

eksperimen dengan material yang

tidak umum dipakai oleh para builder di

Bandung.

“Jujur ini pertama kali kita menggarap

chopper, sebelumnya banyak customer

order ke bengkel motor-motor bergaya

tracker dan street tracker. Karena ini

project perdana kita harus bikin yang

beda,” jelas Gindin.

Dari sanalah akhirnya tercetus ide untuk

membuat frame chopper dari material

stainless steel. Nah, material ini tentunya

memiliki treatment berbeda dengan besi

saat proses pengerjaannya mulai dari

bending maupun pengelasan.

“Kita sudah punya las argon yang biasa

buat mengerjakan knalpot berbahan

stainless steel tetapi untuk mengerjakan

frame kita baru pertama kali ngerjain,

saat proses banyak trial dan error nya,”

ceritanya.

Proses mengerjakan motor rupanya

tak berjalan mulus saja, saat membuat

rangka Gindin harus mengulang dua kali.

“Setelah rangka kita buat dan diset ke

mesin serta roda rupanya dimensinya

kurang ideal. Frame terlalu tinggi karena

ngikutin dimensi shock depan jadi posisi

pengendara kurang nyaman,” lanjut

Gindin yang harus membuat ulang

lagi bagian center bone serta frame

belakangnya.

Motor yang diberi nama ‘Begung’ dalam

bahasa sunda artinya kurus ini perama

kali muncul saat ajang BBQ Ride 2019

yang berlangsung di Lembang, Bandung

beberapa waktu lalu. Kehadiran motor

dengan style skinny chopper ini cukup

membuat perhatian pengunjung yang

hadir.

GASTANK MAGAZINE

14