Asia Road Race Championship Seri 2 Sentul, Supersport |Kecelakaan M. Fadli Bangga Bercampur Sedih Mendalam

Jun 08, 2015 Event
DSC_8904-1024x680.jpg Bangga sekaligus haru serta sedih yang mendalam saat lagu Indonesia Raya berkumandang di podium kelas Supersport race 2 pada ajang Asian Road Race Championships Seri-2 yang berlangsung Sirkuit Sentul, Jawa Barat. M. Fadli Imammudin pembalap andalan tim Astra Honda Racing yang semestinya merayakan kemenangannya di podium tertinggi itu harus diwakili oleh Andi Gilang salah satu pembalap muda Honda yang dimentorinya. kecelakaan tragis selepas finish yang dialami M.Fadli membuat pembalap asal Cibinong ini langsung di boyong ambulance ke RS Petra Medika di kawasan Sentul City. Kejadian ini terjadi saat race 2 kelas supersport yang jadi kelas primadona pada balap ARRC. Sebagai pembalap tuan rumah M. Fadli memimpin mulai dari start smpai 16 lap yang dilombakan. Sampai lap terakhir dan Fadli melewati garis finish pertama jalannya balap masih berlangsung aman. Dimas Ekki yang juga rekan setimnya menempati posisi 2, lantas pada tempat ke 3 dengan gap sekitar 1,5 detik diisi oleh Ratthapong Walairot Selayaknya pembalap yang mampu finish terdepan M. Fadly langsung melakukan selebrasi dan menyapa para penonton yang saat itu hampir memenuhi tribun sirkuit Sentul. Sekitar 100 meter dari garis finis dia lantas mendekatkan motornya untuk menyapa dengan lambaian tangan. Tidak sadar dari belakang ada motor yang dipacu Jakkrit Sawangsat yang menempati posisi 6 dengan kecepatan penuh dan langsung menghantam sangat kencang bagian sebelah kiri motor M. Fadli. Penonton yang ada di rumahpun menyaksikan langsung kejadian ini karena ditayangkan oleh salah satu stasiun TV. Motor M. Fadli langsung terpental ke tengah lintasan sedangkan Jakkrit dan motornya juga terhempas sekitar 50 m di depan M. Fadli. Tragis, kecelakaan ini terjadi di depan tribun penonton yang saat finish langsung merekamerangsek ke pagar pinggir lintasan. Apalagi beberapa detik paska kejadian ini berlangsung M. Fadli masih berada di trek dan mengeram kesakitan, tim medis tidak bisa langsung masuk ke lintasan untuk memberikan bantuan dari karena masih banyak motor di belakang Fadli melintas dengan kecepatan yang masih tinggi. Para kru dan penonton yang ada pinggir lintasan pun hanya bisa berteriak sambil berdiri di atas tembok lintasan memberikan aba-aba dengan segala cara dan mengerahkan pembalap yang masih melaju untuk meredam kecepatannya. M. Fadli pun berusaha keluar dari dari lintasan untuk menghindari motor-motor yang masih melintas. Tetapi apa daya dia hanya bisa selonjorkan kaki sambil menahan sakit dan sesekali melihat lintasan untuk mengawasi motor yang masih melintas. “Enggak tega saya melihat Fadli ditengah lintasan, kejadian ini terjadi di depan mata saya sendiri,” cerita Ahmad Jayadie sambil mengeluarkan air mata, mantan pembalap itu berada di pinggir lintasan dan menyakasikan langsung kejadian ini. Setelah menunggu lebih kurang 2 menit akhirnya mobil ambulance beserta tim medis baru bisa masuk ke lintasan untuk mengevakuasi dan membawa M. Fadli ke rumah sakit. Sedangkan Jakkrit Sawangsat pembalap dari tim AP Honda Racing Thailand yang menabrak Fadli kondisinya juga parah, bangian tangannya patah dan mengalami luka-luka yang serius juga langsung dibawa ke rumah sakit. Kabar terakhir M. Fadli masih dirawat serius di RS. Petramedika Bukit Sentul, kaki kiri di bawah mata kaki mengalami cedera yang cukup parah akibat benturan hebat yang terjadi. Mudah-mudahan kejadian ini bukan karir terakhir M.Fadli di dunia balap. Mari kita bersama-sama mendoakan yang terbaik untuk kesembuhan M. Fadli yang juga dalam waktu dekat ini sedang menunggu kelahiran jabang bayi pertamanya. Tetap semangat Brader...! Penulis & Foto: Olebelo