Dinggo Company Kolaborasi Dengan Russell Murchie dan Marcos Valquez

Dinggo Company Kolaborasi Dengan Russell Murchie dan Marcos Valquez

Okt 09, 2019 Fashion

Memasuki tahun ketiga, Dinggo Company berkolaborasi dengan seniman Russell Murchie, dan builder Marcos Valquez. Keduanya untuk pertama kalinya datang ke Indonesia yang dihadirkan dalam gelaran Kustomfest 2019 – Back to the Roots (5-6/10/19) di Jogja Expo Center Yogyakarta.

Russel Murchie merupakan designer asal Australia yang mencintai motor sejak kecil. Beberapa designnya yang mewakili kustom kulture, memiliki julukan "MOW". Selain punya karakter kuat di setiap desainnya, Russel juga seorang pecinta music dan pernah memiliki band. "Ini merupakan pengalaman saya pertama selama hidup saya mengunjungi Indonesia, saya sangat senang dengan iklim kustom disini," ujar Russel.

"Kita melihat beberapa design milik MOW dengan kurasi beberapa tim internal yang sangat selektif. Tahun ini akhirnya kita resmi berkolaborasi dengan MOW, salah satu designnya kita support untuk Kustomfest 2019 ini," ujar Rudy Rudianto Owner Dinggo Company.

Sementara Marcos Valquez merupakan builder dari Free Kustom Cycles (FUKC) asal Spanyol. Karya-karya miliknya sudah tersebar di berbagai belahan dunia. Ia juga tercatat pernah mengcustom motor milik pebalap MotoGP, Jorge Lorenzo.

Ini juga merupakan pertama kalinya ia menginjakan kakinya di Indonesia dan berkolaborasi bersama Dinggo Company. Mengusung Dinggo Friends semua design dan apparel FUKC yang ada di Indoenesia ia percayakan pada Dinggo Company untuk produksi dan penjualan di tanah air, dengan quality approval langsung dari Marcos. "Semua apparel FUKC, tersedia di Dinggo Store. Dalam waktu dekat, kami juga akan segera meluncurkan toko pertama kali di kawasan Yogyakarta," sebut Rudy

Ditambahkannya lagi, "kita mencoba lebih serius bekerjasama dengan pihak asing. Tahun ini, Dinggo Company resmi berkolaborasi dengan Kaichiroh Kurosu builder ternama asal Jepang, Russell Murchie designer asal Australia dan juga Marcos Valquez builder asal Spain, ada juga Christian Sosa  dari Sosa Metalwork. Demi menjaga hubungan baik, kita mendaftarkan paten agar menghindari klaim dari pihak-pihak lain," imbuh Rudy.

Ke depan Dinggo Company juga akan mematenkan design dan kolaborasinya secara legal dan registred untuk menjaga kualitas dan support atas karya builder, designer dan artist yang berkolaborasi, serta terus mensupport event-event bernafas custom culture.

Tak menutup kemungkinan Dinggo juga akan berkolaborasi dengan brand lainnya di tahun mendatang. Dalam waktu dekat, Dinggo Company juga akan menggandeng Indonesian Die-Cast Expo sebagai partner dalam official apparelnya tahun ini.

Teks: Wildaf, Foto: Istimewa.