Michelin Perkenalkan Pilot Street 2, Ban Komuter Untuk Segala Kondisi Jalan

Michelin Perkenalkan Pilot Street 2, Ban Komuter Untuk Segala Kondisi Jalan

Apr 26, 2019 Goods

Michelin Indonesia secara resmi memperkenalkan Michelin Pilot Street 2, ban komuter sport terbaru yang diproduksi di Indonesia untuk pasar lokal. Ban ini tersedia untuk skutik dan sepeda motor dengan varian ukuran R14 maupun R17 yang kedepannya  akan dilengkapi dengan varian ukuran lainnya.

President Director Michelin Indonesia, Fritz Mueller, mengatakan, “kami bangga meluncurkan Michelin Pilot Street 2 yang diproduksi oleh dan untuk pasar Indonesia.  Desain dan teknologi terbarunya menjawab tuntutan serta kebutuhan pengendara motor harian terhadap ban yang memiliki keawetan dan performa tinggi tanpa mengurangi unsur keselamatan dan keamanan berkendara.  Hal ini merupakan DNA Michelin selama lebih dari satu abad,” kata Fritz di Jakarta, Rabu (24/4).

Kebutuhan tini tak terlepas dari semakin banyaknya minat masyarakat Indonesia pada motor berjenis skutik.  Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat bahwa pada tahun 2018 penjualan sepeda motor tipe skutik mendominasi pasar Indonesia dengan persentase sebanyak 84,6% dari total 6,38 juta unit yang terjual.

Head of Consumer Products Michelin Indonesia, Ahmad Faiez, menungkapkan keyakinannya bahwa tipe ini akan diminati oleh para pengendara motor yang mengutamakan performa handal seperti kemampuan daya cengkeram, ketahanan ban yang lebih kuat, dan tingkat kestabilan ban ketika melintas di segala kondisi jalan.

“Kami percaya pelanggan akan sangat menghargai inovasi teknologi yang ada pada Michelin Pilot Street 2, yaitu inovasi dari sirkuit ke jalan yang dikembangkan di motorsport, khususnya yang digunakan di Kejuaran Dunia MotoGP, akan memberikan manfaat bagi pengendara motor sehari-hari,” tutup Faiez.

Head of Sales & Marketing Two-Wheel PT Michelin Indonesia, Roslina Komalasari,  mengatakan, desain terbaru pada Michelin Pilot Street 2 menggunakan senyawa karet tapak yang dirancang langsung oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Michelin untuk memberikan performa maksimal sesuai dengan harapan pengendara.

Terkait keunggulan performa ban pada permukaan jalanan basah, Roslina menambahkan jika ban ini telah diuji langsung oleh Lembaga Sertifikasi TÜV, di mana hasil uji membuktikan bahwa ban ini dapat melintasi sirkuit basah sepanjang 1,2 kilometer dengan hasil lebih cepat 4,4 detik dari pesaing utamanya.

“Inovasi pada ban ini menyempurnakan ban keluaran sebelumnya. Desain alur tengah melingkar pada ban depan memastikan kelincahan optimal, dan alur bahu yang lebih lebar menghasilkan performa terbaik di jalan yang basah.  Sementara alur kecil pada ban belakang membuat daya pembuangan air menjadi lebih maksimal, memberikan daya cengkeram lebih baik, serta mencegah ban tidak cepat aus dijalan kering. Hal ini akan  memberikan pengalaman berkendara yang luar biasa bagi para pengendara motor di Indonesia,” tutup Roslina.

Teks: Wildaf, Foto: Istimewa.