PT Piaggio Indonesia | MotoPlex Mall to Mall

Nov 17, 2015 Event
AXL_5809.jpg Selama satu minggu lalu (9-15 November) PT Piaggio Indonesia menampilkan seluruh produk andalannya yang di pamerkan di lobby di Pondok Indah Mal 2, Jakarta Selatan. Ajang ini merupakan rangkaian terakhir event MotoPlex Mall to Mall sebagai branding jajaran produk Piaggio Indonesia di tahun 2015. AXL_5852.jpg “Program ini terlaksana mulai awal tahun untuk memperkenalkan dan menghadirkan suasana MotoPlex kepada para pencinta dan pengguna produk Piaggio Group di Indonesia. Karena kedepannya beberapa showrom kami akan diubah menjadi concept store. Dalam waktu dekat concept store MotoPlex akan dibuka di kawasan Bintaro ,” ujar Robby Gozal, selaku PR & Communication Specialist PT Piaggio Indonesia. AXL_6028.jpg MotoPlex merupakan toko dengan tema khusus (concept store) bagi pencinta kendaraan roda dua sekaligus jendela masa depan bagi Piaggio Group. Saat pameran di PIM 2 ini menghadirkan keempat merek di bawah naungan Piaggio Indonesia, ada brand Vespa, Piaggio, Aprilia, dan Moto Guzzi. Istimewanya selama pameran berlangsung, Piaggio Indonesia memberikan kesempatan kepada pengunjung dan media untuk melakukan uji coba seluruh line up unit Moto Guzzi yang baru saja dirilis Oktober lalu. Mulai dari California Touring SE, Moto Guzzi Audace, Moto Guzzi V7 II Racer dan Moto Guzzi V7 II Stone. AXL_6083.jpg “Kami ingin pengunjung bisa langsung merasakan sensasi berkendara seluruh varian Moto Guzzi yang baru saja kami luncurkan beberapa waktu lalu. Motor sport asal Italia ini cocok bagi para pengendara urban,” lanjut Robby Gozal yang ditemui Gastank Magazine di area MotoPlex Pim 2. Menariknya dari line up Moto Guzzi yang ditawarkan ada varian yang berkarakter Classic Moderen yang bisa jadi andalan, ada Moto Guzzi V7 II Stone dan Moto Guzzi V7 II Racer keduanya hanya berbeda sedikit di tampilannya. Moto Guzzi V7 II Racer Menggunakan mesin V-Twin 4 langkah 90 derajat berkapasitas 744cc. Tenaga maksimalnya mencapai 48 daya kuda pada 6.200 rpm. Sementara torsi mencapai 60 Nm pada 2.800 rpmyang disalurkan melalui gearbox enam percepatan. AXL_5887.jpg Karena memang menganut tongkrongan Classic Moderen, suspensi depan andalkan model Telescopic hydraulic fork dengan 40mm stanchions. Sementara suspensi belakangnya model dobel berupa Die cast lightweight alloy swingarm dengan shock absorber Bitubo 2 ultra yang bisa disesuaikan. Rem depannya menggunakan cakram stainless steel berdiameter 320 mm dan kaliper Brembo dengan piston 4 differentiated dan horizontal. Sedangkan rem belakang menggunakan rem cakram stainless steel berkuran 260 mm dengan floating 2 piston caliper. Pelek depan jari-jari aluminium berukuran 18 inci berbalut warna hitam legam. Pelek tersebut dilapisi ban berukuran 100/90. Pelek belakang hari-jari aluminium berukuran 17 inci juga berwarna hitam. Pelek belakang menggunakan ban berukuran 130/80 dengan ketinggian jok sebesar 790 mm. Motor dengan konsep cafe racer dengan ciri setang nunduk dan buntut belakang model hornet ini ditawarkan seharga Rp 419.900.000. Moto Guzzi V7 II Stone Secera keseluruhan Moto Guzzi V7 II Stone mengusung teknologi yang sama dengan model Racer. Jika V7 II Racer menggunakan jok single dan buntut tawon sedangkan V7 II Stone mengaplikasi jok standar dengan setang model tegak yang cocok buat menjelajah. AXL_5980.jpg Sama sama andalkan mesin V-Twin 4 langkah 90 derajat berkapasitas 744cc. Tenaga maksimalnya mencapai 48 daya kuda pada 6.200 rpm. Sementara torsi mencapai 60 Nm pada 2.800 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui gearbox enam percepatan. V7 II Stone juga mengandlkan suspensi depan Telescopic hydraulic fork dengan 40mm stanchions. Sementara suspensi belakangnya berupa Die cast light alloy swingarm dengan shock absorber 2 spring preload yang bisa disesuaikan. Sistem pengereman aplikasi rem depan cakram stainless steel berdiameter 320 mm dan kaliper Brembo dengan piston 4 differentiated dan horizontal. Sedangkan rem belakang menggunakan rem cakram stainless steel berkuran 260 mm dengan floating 2 piston caliper. Areal roda dilengkapi pelek depan alloy berukuran 18 inci. Pelek tersebut dilapisi ban berukuran 100/90. Pelek belakang alloy berukuran 17 inci bersanding ban berukuran 130/80 dengan tinggi jok 790 mm. Varian dengan kelir tangki hitam dan kuning ini ditawarkan seharga Rp 357.100.000. Penulis: Olebelo, Foto: Herry Axl, Model: Omar Anas