Royal Enfield Meteor 350 | Dibangun Dari Kesuksesan Model Twin 650

Royal Enfield Meteor 350 | Dibangun Dari Kesuksesan Model Twin 650

Apr 01, 2021 New Bike

Akhirnya Royal Enfield Meteor 350 resmi hadir di Indonesia, motor dengan genre cruiser ini menambah jajaran varian yang dimiliki pabrikan yang tahun ini usianya genap 120 tahun.

Acara yang berlangsung di Royal Enfield Bintaro pada Rabu, 31 Maret 2021 tidak hanya satu varian saja, Meteor ini hadir  dengan 3 varian berbeda Fireball, Stellar dan Supernova tersedia dalam 7 pilihan warna. Menarik bukan ?

“Meteor 350 merupakan cruiser yang unggul, mudah digunakan oleh pengguna, serta menawarkan kombinasi menawan dari gaya klasik cruiser dengan kemampuan modern. Kami ingin memproduksi sepeda motor yang memberikan pengalaman berkendara optimal, baik bagi pengendara baru maupun yang sudah terbiasa berkendara,” urai Siddhartha Lal, Managing Director of Eicher Motors Ltd produsen motor Royal Enfield.

Kalo dilihat sekilas tampilan Meteor ini desainnya mirip dengan pendahulunya Rumbler 500 yang sama-sama bergenre cruiser. Tetapi tentunya para insinyur Royal Enfield ini sudah menyematkan beberapa improvement demi pengalaman baru dan kenyamanan berkndara.

Paling terlihat mencolok mesinnya terlihat lebih gres dengan cover engine bagian kanan desainnya mengikuti Royal Enfield Interceptor 650. Tidak hanya itu mesin generasi terbaru UCE350 ini sudah dilengkapi dengan balancer shift yang mampu meredam getaran.

Dapur pacunya ini tetap mempertahankan DNA Royal Enfield yang ikonik. Dengan mesin silinder tunggal 349cc dan berpendingin udara, Meteor 350 menghasilkan 20,2 bhp dan torsi 27 Nm pada kecepatan 4000 rpm, menghasilkan suara geraman low-down  yang merupakan ciri khas dari sebuah cruiser.

Untuk meningkatkan kenyamanan handlinya, rangka depan sudah memiliki ubahan dengan model double cradle, lagi-lagi seperti yang diaplikasi  pada rangka Interceptor 650.  Rangka ganda spline downtube pada Meteor 350 telah dirancang untuk menginspirasi kepercayaan diri pada belokan, kokoh di jalan raya, dan mudah bermanuver di jalan kota yang sibuk.

Tinggi jok yang rendah dan pusat gravitasi yang dikombinasi dengan kekuatannya menghasilkan sepeda motor yang optimal bagi pengendara di perkotaan yang juga mencari petualangan jarak jauh. Penempatan kaki yang kokoh dan kenyamanan mewah dibantu oleh forks 41mm dengan travel 130mm dan peredam kejut emulsi tabung ganda yang dilengkapi dengan preload 6 langkah yang dapat disesuaikan di bagian belakang. Untuk pengalaman penjelajahan bonafide, footpegs dipasang di depan dengan perpindahan gigi menggunakan tumit dan ujung kaki.

Ini dia yang bikin pengendara ingin ngegas motornya terus, Meteor sudah disematkan fitur baru Fitur terbaru yang untuk memudahkan navigasi berkendara.  Aadalh pod navigasi TBT (Turn-By-Turn), atau yang dikenal sebagai Royal Enfield Tripper, perangkat tampilan navigasi untuk penunjuk arah secara real time, dirancang dengan Google Maps Platform.

Tripper menampilkan rute terbaik untuk mencapai tujuan menggunakan navigasi roda dua dari Google Maps. Dipasangkan melalui Royal Enfield App ke smartphone pengendara, pengoperasian Tripper sangat mudah dan efisien, sehingga memberikan tingkat informasi yang diperlukan pengendara, namun tetap aman dan tidak mengganggu.

Semua edisi Meteor 350 dilengkapi dengan velg alloy dan ban tubeless sebagai standar,  ban 100/90 – 19 digunakan di depan dan 140/70 -17 di belakang. Dengan sistem pengereman paling kuat Royal Enfield hingga saat ini, Meteor 350 memiliki cakram depan 300mm dan 270mm di belakang, serta dual channel ABS.

Lampu depan dan belakang Meteor 350 menampilkan LED yang bersih dan kontemporer dengan efisiensi dan daya tarik dari lampu depan Halogen yang dipasang dengan baik. Kontrol stand dan switchgear berkualitas premium dengan daya putar dan saklar lampu yang memberikan tampilan kilas balik klasik ke masa lalu.

Ketiga varian Meteor hadir dengan kluster instrumen baru yang menggabungkan keanggunan abadi dari speedometer analog ‘dancing needle’ dengan fungsionalitas layar LCD untuk hal-hal penting seperti indikator gigi, pengukur bahan bakar, jam, dan tripmeter. Terakhir, port USB dipasang di bawah stang untuk mengaktifkan pengisian daya saat dalam perjalanan.

“Meteor 350 adalah seri terbaru dari serangkaian model yang sedang kami rencanakan, yang dibangun di atas kesuksesan besar model Twin 650 yang kami luncurkan dua tahun lalu. Meteor 350 adalah bagian dari strategi kami untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, yaitu permintaan berkendara santai dan terjangkau di segmen kelas menengah kami. Kami melihat potensi besar untuk unit motor-motor kami yang evokatif, mudah dan menyenangkan untuk dikendarai, dan kami sangat senang bisa melanjutkan kesuksesan itu dengan Meteor 350 yang baru.” ujar Vimal Sumbly, Head Business APAC of Royal Enfield.

Royal Enfield Meteor 350 akan tersedia dalam 7 warna dengan 3 edisi berbeda – Fireball, Stellar dan Supernova. Meteor 350 Fireball tersedia dengan tangki bahan bakar berwarna merah tunggal atau kuning cerah dengan lapisan pelek roda yang serasi, memiliki fitur blacked-out cycle parts dan mesin, yang dilengkapi dengan machined fins.

Lalu Stellar, yang dilengkapi dengan tangki kontemporer berwarna merah, biru, atau hitam matt dan komponen bodi yang serasi, hadir dengan setang dan knalpot krom ditambah sandaran punggung yang nyaman untuk pembonceng.

Sedangkan Supernova merupakan pilihan kelas atas, dengan hasil akhir dual-tone biru atau coklat dengan bagian bodi yang serasi, serta dilengkapi dengan roda mesin, pilihan jok premium, dan kaca depan. Meteor 350 tersedia dengan harga Off The Road mulai dari Rp 85.100.000 untuk Fireball, Rp 86.500.000 untuk Stellar, dan Rp 87.900.000 untuk edisi Supernova.

Teks: Belo Foto: Hery Axl