Scooter Prix 2015, Sentul | Ajang Perdana Garapan Global TV

Nov 23, 2015 Event
AXL_7818.jpg Balap khusus scooter berlabel Scooter Prix 2015 sukses digelar di Sirkuit Karting, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada 21-22 Oktober 2015 lalu. Ajang kali ini terbiang special karena event Scooter Prix 2015 ini diselenggrakan oleh Global TV. Lebih dari 250 starter mengikuti ajang balap yang digelar rutin ini, mereka berasal dari komunitas dan tim balap khusus scooter yang berasal dari Jakarta, Bogor, dan Bandung. Para pembalap ini berkompetisi pada 17 kelas yang dilombakan, mulai dari Vespa 2 tak, Vespa 4 tak, dan kelas matik Jepang. “Ini event off air pertama Global TV menggelar balap dengan Scooter Prix. Kita melihat potensi penggemar balap scooter mulai tumbuh, tahun depan (2016) kita akan garap lebih serius, rencana akan jalan 4 seri,” jelas Donny Utama sebagai Marketing Communication & Publicity Departement Head PT Global Informasi Bermutu. PEMBALAP PRO IKUT NGEGAS Ajang balap Scooter Prix ini juga menjadi gengsi bangi tim-tim balap yang turun. Makanya tidak hanya peserta yang turun tidak hanya diramaikan oleh para pemilik scooter yang hobby balap saja. Beberapa tim besar juga berlomba-lomba menggaet pembalap profesional untuk berbagung meramaikan balap ini. AXL_7828.jpg Para pembalap pro ini bertarung dikelas utama Vespa 4 Tak FFA Open dan Vespa 4 Tak Matic 220cc Superscoot, persaingan mereka menjadi daya tarik pengunjung. Rata-rata pembalap yang turun mengandalkan Vespa model LX150 dan Primavera 150 yang sudah mengandalkan perangkat kompetisi mulai dari jeroan mesin sampai suspensi. AXL_8053.jpg “Balap Vespa ini menjadi tantangan baru buat saya, enggak mudah buat menjinakkan body scooter yang gambot ini,” ujar Mariasan Kocek dan Tommy Patria yang tergabung di Prapanca Racing Team. AXL_7842.jpg Sedangkan Ferry Octan dan Arie Octan, kedua pembalap asal Bandung ini menjadi pembalap andalan tim Warung International dari Bandung. “Meskipun saya biasa balap dengan motor matic tapi butuh waktu lama buat meyesuaikan dengan motor Vespa matic karena kendala ban yang terlalu kecil,” ujar Ary Octan yang harus terlempar dari motor karena terlalu rebah saat menikung. Untuk balap kali ini Saugi yang akrab disapa Bomed salah satu pembalap muda berbakat bergabung dengan tim AJM Skuter & Fren yang digawangi oleh Ahmad Jayadie. Aksi Bomed pada Scooter Prix 2015 ini tampil memukai dengan menjadi jawara pada dua kelas andalan Vespa Matic. AXL_8093.jpg “Balap Vespa ini bisa jadi hiburan bagi komunitas Vespa, selain riding sekali-sekali juga ikutan diajang balap resmi dan sesama komunitas bisa silahturahmi,” urai Ahmad Jayadi yang mengandalkan knalpot Racing berlabel AJM produknya. AXL_7852.jpg Pada kelas Vespa 2 tak para dedengkot tim balap yang biasa meracik scooter lawas asal Itali ikut turun. Salah satunya dari VBK FSR Racing Team binaan M. Fadly yang menurunkan dua pembalap andalannya M Iqbal dan Agni Herton yang ngegas Vespa PTS Small Frame. STEVEN JAM MENGGOYANG SENTUL AXL_8235.jpg Tidak hanya nonton balap, para kru dan penonton Scooter Prix yang hadir juga dihibur band reggae Steven Jam. Ada 10 lagu yang dilantunkan oleh vokalis yang punya nama lengkap Steven Nugraha Kaligis ini mampu menggoyang seluruh pengunjung di sirkuit. “Selain balap kita juga menghadirkan hiburan yang dapat mencairkan suasana kompetisi dilintasan,” tutup Priyam Susetyo sebagai promotor Scooter Prix yang ikut bergoyang membopong buah hatinya. AXL_7875-200x300.jpg Penulis Oleb, Foto: Herry Axl