Ulah Adigung Project, Didukung Banyak Pihak

Ags 04, 2015 Event
IMG_0251-1024x1024.jpg Seperti yang sudah beberapa kali diulas Gastank mengenai profil Tommy Manoch, pembalap legendaris Indonesia era 60-an yang berhasil meraih gelar juara di GP Indonesia pertama yang digelar di Sirkuit Curug pada 1963. Pria kelahiran Bandung 3 Maret 1947 yang menulis ‘Ulah Adigung’ pada tangki motor balapnya jadi sosok yang menginspirasi bagi genearasi bikers muda saat ini . Atas dasar itulah beberapa bikers penggemar motor klasik tergugah untuk mengapresiasi kiprah pembalap legenaris Tommy Manoch lewat #ulahadigungproject. “Project yang kami dedikasikan buat Om Tommy adalah membangun dan merstorasi kembali Honda CB77 buatan 1963. Saya bekerjsama dengan beberapa builder dan teman-teman lain yang mau bergabung mendukung project ini,” urai Heret Frasthio salah satu penggagasnya. IMG_0254-1024x1024.jpg Jadi motor Honda CB77 yang dahulu jadi andalan Tommy Manoch buat balap sosoknya sudah tidak diketahui lagi. “Dari pihak keluarga juga sudah ditelusuri berusaha mencari informasi kemana motor CB77 tersebut berada tetapi belum membuahkan hasil,” ujar Gilberto Manoch putra pertama Tommy Manoch. Sampai akhirnya Berto sapaan akrab Gilbrto Manoch tercetus keinginan untuk menghadiahkan orang tua tercinta yang saat ini terkena stroke dengan menghadirkan kembali Honda CB77 sebagai hadiah. Berhubung populasi motornya saat ini sudah sulit dicari akhirnya Berto berusaha mengumpulkan satu persatu partnya sejak 2 tahun lalu. “Kalau mesinnya saya dapat dari Amerika sedangkan rangka dan lengan ayun hasil berburu disini,” cerita Berto. IMG_0246-1024x1024.jpg Tetapi ternyata memang tidak mudah membangun Honda CB77 untuk berdiri menjadi motor utuh, yang paling utama adalah kelangkaan parts. Lalu setelah Berto berbincang dengan Heret mengenai keinginannya ini tercetuslah ide untuk menyebarkan proyek ini lewat social media lewat #ulahadigungproject. Beberapa builder yang ikut bergabung pada antara lain David Setiawan dari Elders Garage dan Yusuf Abdul Jamil atau Ucup dari Lawless Jakarta. “Proyek ini bagi saya menjadi momen dan semangat baru buat meyerukan sebagai bikers atau pecinta motor itu jangan pernah sombong dan takabur, kita disini sama sebagai pecinta roda dua. Karena contoh kecil dari kebersamaan inilah saling membantu apa yang saya bisa,” urai Yusuf Abdul Jamil. DSC_0827-1024x679.jpg “Saya tidak menyangka ternyata mendapat respon yang luar biasa dari sahabat serta rekan pecinta motor klasik. Mereka ikut menyumbangkan beberapa part yang dibutuhkan buat CB77,” urai Heret yang mengatakan motor akan tampil pada event Mods VS Rocker (17/8) dan SAIME 15 (24/8). IMG_0255-300x300.jpg Heret (kiri) dan Berto Manoch mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya ucapkan kepada meraka yang telah berbaik hati menyumbangkan parts untuk motor "Ulah Adigung". Martin Shock absorber belakang, footstep set, selahan kopling dan Tromol depan, spackboard depan, satu Leher kenalpot, standard tengah, kabel body, tutup type 1 Tommy Sunu Tromol belakang, 1 Leher kenalpot, jok balap Arifin Sujarwo Ban depam Robby Handle rem dan kopling Joan Manoch segitiga atas versi balap dan Jari-jari Damar Cizz Velg belakang Buggie Velg depan Mas Yan Speedometer Igo Tangki, rangka Udjo Jok dan restorasi mesin Penulis: Olebelo, Foto: Ulah Adigung Project Go follow @tommymanoch for more about this #ulahadigungproject #ulahadigung #ulahadigungproject #saime15 #hondacb77 #honda #cb77