XTRIM Sumatera Xpedition V | Menggali Potensi Wisata Daerah

Nov 12, 2015 Event
IMG-20151107-WA0008.jpg Pariwisata yang ideal biasanya di tunjang sarana dan infrastruktur yang mendukung. Namun tidak semua tempat wisata ditanah air didukung oleh sarana yang memadai. Melihat kondisi ini Expedition Trail Mania Sumatra (Xtrim) coba meyuguhkan perjalanan wisata dengan cara yang berbeda. Seperti event yang bertajuk Xtrim Sumatera Xpedition V atau disingkat dengan X5 yang diselenggarakan selama 2 (dua) hari pada 7- 8 November 2015 lalu. Pada ajang tahunan yang digelar pada tahun ke lima ini rute yang ditempu Binjai – Bukit Lawang – Stabat yang seluruhnya masih bagian dari Sumatera Utara. Ajang ini diikuti 600 rider yang datang dari beberapa kota besar termasuk rider luar negeri juga ikit berpartisipasi. “Ini event berskala nasional menyuguhkan trail adventure yang berbeda dari event lain yang pernah di gelar,” ujar Musa Idishah, akrab di sapa Doddy yang menjabat sebagai Ketua Umum Xtrim Indonesia. IMG-20151109-WA0005.jpg Walikota Binjai, Ir.Riadil Akhir Lubis langsung melepas melepas seluruh rider yang mengikuti X5 di lapangan Merdeka Binjai, Sabtu (7/11). “Kami sangat mengapresiasi kegiatan Xtrim ini. Merupakan salah satu bentuk kegiatan yang positif dalam menjalin kebersamaan, persahabatan serta persaudaraan pecinta trail adventure termasuk menggali potensi pariwisata Binjai,” dalam pidatonya sebelum melepas peserta. Pada hari pertama ini rider yang mengukuti ajang ini dibagi dalam 2 kategori jalur menyesuaikan dengan kelihaiannya mengendalikan motor penggaruk tanah. Peserta Hobi, berjumlah 450 riders dan Peserta Challenge, berjumlah 150 riders termasuk 7 peserta dari luar negeri, Australia dan Uruguay. Jalur yang mereka lintasi ini menuju daerah objek wisata Bukit Lawang, Langkat dengan total jarak tempuh ± 130 km. “Selain menjajal ketangkasan di atas motor trail peserta bisa menikmati keindahan alam di objek wisata Bukit Lawang,” lanjut Doddy yang juga ikut mengawal para peserta trail adventure. Sedangkan pada hari ke- 2 (Minggu, 8/11) sejak pagi seluruh peserta sudah berkumpul untuk melanjutkan perjalanan. Start dari Bukit Lawang, Langkat tujuan berikutnya menuju lapangan Alun alun Amir Hamzah, Stabat sebagai lokasi finish. Tentunya pejalanan yang menempuh jarak ± 80 km ini tidak mudah dilewati para peserta lantaran memang tidak melintas di aspal mulus. Mereka diajak melewati trek yang cukup ekstrim yang cukup menguras fisik peserta. “Buat peserta yang fisiknya mulai kendur pada trek yang ekstrim kami buka jalur alternatif yang lebih mudah dilewatinya,” ungkap Zul MW salah satu panitia. Pada hari terakhir ini seluruh peserta finish di lapangan Alun alun Amir Hamzah, Stabat yang sudah ditunggu oleh Ngogesa sitepu yang menjabat sebagai Bupati Langkat. Panitia X5 membagikan hadiah hiburan dan juga hadiah utama kepada peserta. xtrim.jpg Pada malam hari pertama di Bukit Lawang diundi satu unit sepeda motor matic, sedangkan pada hari terakhir di finish area dibagikan 6 unit lagi motor kepada peserta dan 1 unit disediakan khusus kepada panitia pelaksana. KEGIATAN SOSIAL Sudah menjadi tradisi kuminitas trail XTRIM Indonesia dalam setiap melaksanakan annual eventnya selalu melaksanakan berbagai kegiatan sosial. Seperti memberikan santunan kepada anak yatim di Bukit Lawang dan Stabat serta memberikan bingkisa berupa tas dan perangkat alat tulis kepada murid berprestasi dari 5 (lima) sekolah di Kab. Langkat. Selain itu pihak panitia juga memberikan bantuan dana untuk pembiayaan rehabilitas dan perbaikan bangunan sekolah di Kabupaten. Langkat termasuk meyumbang 2 (dua) unit PC kepada sekolah di Kabupaten Langkat. Penulis: Oleb Foto: Xtrim Indonesia