Yamaha Scorpio 2005, Kembali Ke Khitahnya

Mar 03, 2015 Custom Bike
lead_01.jpg Meskipun jadi bengkel spesialis motor BMW lawas , tetapi Iman Leom sang mekanik juga piawai sebagai builder. Terbukti Yamaha Scorpio milik Wendy ini diracik tampilannya jadi besutan tracker. “Gue coba kembalikan khitahnya Yamaha Scorpio yang memang basiknya motor dual purpose,” jelas pemilik bengkel BMW Service Jakarta Timur ini. Memang Yamaha Scorpio ini basik mesinnya diambil dari Yamaha XT250, makanya secara konsep masih nyambung dengan gaya tracker. Nah, oleh Iman tampilan motor yang sudah tidak diproduksi lagi oleh Yamaha ini dibuat retro dengan sedikit diberi sentuhan gaya scrambler. knalpot.jpg Rangka standar Scorpio tetap dibiarkan utuh dan masih andalkan lengan ayun bawaan motor, beserta suspensi monoshocknya. Hanya areal suspensi depan saja dibuat lebih kekar mengandalkan sok depan milik Yamaha Byson. Areal bodi minimanis mengolah bagian tangki yang mirip dengan Triumph Scrambler, tentunya disesuaikan dimensinya yang lebih kecil biar enggak kedodoran dengan rangka Scorpio. Bagian cover bodi baru melengkapi ubahan motor jadi terlihat lebih simpel . tangki-stang.jpg Kesan besutan tracker langsung terlihat saat dipasang roda dengan ban kasar yang khusus buat main tanah. Pelek depan aplikasi ring 18 inchi sedangkan belakang disesuaikan dengan ring 17 inchi mengandalkan lingkar pelek produk lokal dari Champ bersanding dengan ban King Tire. ban-blkg.jpg Nah, sebagai pemanisnya dipasang spatbor depan minimalis yang terkesan hanya sebagai pelengkap saja. “Untuk areal belakang juga dibuat spatbor dengan model sama yang diamanfaatkan sebagai dudukan lampu belakang lengkap dengan plat nomer motor,” urai Iman yang bengkelnya terletak di bilangan Cipinang Muara, Jakarta Timur. jok.jpg Pemilihat cat berkelir biru metalik dengan paduan airbrush ala pinstiping pada bagian tangki makin mepertegas sebagai tunggan retro. Terlihat apik setelah dipadu dengan rangka berkelir putih dan seluruh areal mesin yang sudah melewati proses sunblasting. mesin-headlamp.jpg Ahh.. jadi sayang buat main tanah....! Penulis: Belo, Foto: Boyo