Yamaha Virago 750 '89, Kembali Mentereng Lewat Cafer Racer

Jan 20, 2015 Custom Bike
Sosok Yamaha Virago 750 atau XV750 sudah lewat masa kejayaannya, model terbarunya dirilis Yamaha Motor Company 2013 lalu dengan meluncurkan Yamaha XV950 atau beken disebut Star Bolt. Nah, Bolt diluncurkan oleh Yamaha buat bersaing dengan H-D Sportster 883 yang sama-sama model cruiser. Ditangan Donny Permana Lenggono builder dari workshop Hantu Laut ini Virago 750 lansiran 1989 tampil mentereng dengan gaya cafe racer. Basik rangka besutan cruiser enggak mudah untuk adopsi gaya cafe racer lantaran areal rangka tengah alias subframe dari pabriknya model dropseat. “Makanya rangka belakang harus berubah total sedangkan untuk rangka utama yang membekap areal mesin tetap dipertahankan,” ujar builder bertubuh gempal ini. VIRAGO-01.jpg SUBFRAME BERUBAH TOTAL Arel rangka belakang didesain ulang pakai pipa seamless dengan diamter ¾ inchi yang dibentuk simple dengan andalkan jok single. Sedangkan lengan ayun tetap pertahankan bawaan motor dengan model penerus daya yang andalkan kopel. Bersanding dengan sok belakang dobel yang posisi sudutnya sudah diubah jadi lebih tegak. Ubahan areal rangka belakang ini membuat tongkrongan motor jadi clean dan rata, cocok dengan gaya cafe racer. Apalagi setelah roda depan diganti dengan lingkar pelek 18 inchi sedangkan belakang tetap andalkan lingkar pelek 16 inchi, keduannya andalkan ban Shynko. “Biar posisi motor tetap rata, antara roda depan dan belakang ban belakang gue pasang ban berprofil lebih tebal,” lanjut Donny yang workshpnya di Jl. Haji Nawi Raya Gang Jeni No. 6 Cipete, Jakarta Selatan. IMG_1869.jpg Untuk areal sok depan sudah diganti dengan mencangkok dari Yamaha Byson yang dipasang lengkap dengan triple tree. Tongkrongan cafe racer mulai terlihat setelah dipasang setang model jepit produk aftermarket . Tampilan body didesain simpel, seperti untuk bagian tangkinya andalkan model Yamaha DT yang sudah dicustom beberapa bagiannya. Tangki yang digrafis nama buah hati sang pemilik motor langsung berpasangan dengan jok yang menjadi satu dengan bagian buritannya. Tetunya areal buntut yang meyatu dengan jok dibuat setengah oval untuk mempertegas gaya cafe racer. “Agar mesin terlihat dominan harus dilakukan berbagai syarat karena gue enggak mau pasang coverbox biar areal rangka belakang jadi clean, mulai dari posisi aki yang di pasang di bawah arm dan perangkat kelistrikan ngumpet bawah jok,” urai builder yang doyan riding jarak jauh ini. Detail finishing tetap jadi perhatian, macam areal mesin untuk blok dan silinder headnya dikelir hitam lewat proses powder coating. Nah sisanya untuk cover bak mesin Donny cukup memoles seluruh bagiannya. Sedangkan buat head lamp dan stop lamp ditempel produk after market H-D. IMG_1696.jpg IMG_1905.jpg IMG_1920.jpg IMG_1969.jpg IMG_1850.jpg Penulis: Olebelo, Foto: Endro Suryono